Pemkab Tanggamus tidak memiliki dana cadangan jadi salah satu penyebab timbulnya defisit.
Hal itu diakui Hilman Yoscar, Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Tanggamus, yang juga menerangkan pada 2012 banyak pembayaran retensi ke pihak ketiga.
"Solusi yang tepat untuk tutupi defisit memang hanya bisa melalui pinjaman dana. Sebab tidak ada dana cadangan dan tahun lalu berbarengan dengan banyaknya pembayaran retensi," kata Hilman, Kamis (3/1/2012)
Dan untuk saat ini belum dipastikan kemana akan meminjam dana karena prosesnya masih minta persetujuan DPRD. Setelah disetujui barulah pemberitahuan ke Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Keuangan dan memilih tempat peminjaman.
Peminjaman dana untuk tutupi defisit sebelumnya pernah terjadi yakni tahun 2009. Saat itu Pemkab Tanggamus meminjam Rp 21 miliar ke Bank Jabar. (Tri Yulianto)
Sumber : Tribun Lampung.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN MAKNA PANCASILA
kETIDAKSUKAANMegawati pada saat Menjadi Presiden untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setelah berhasil mengatasi pemberotakan Berda...
-
Haryo Sengkuni adalah tokoh sentral dalam alur cerita pewayangan. Tanpa kehadiran sang patih ini cerita wayang menjadi hambar. Tiada intr...
-
JAKARTA – Janji sejumlah partai politik (parpol) yang gagal lolos untuk mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung (MA) akhirnya terbukti. Seb...
-
Merdeka.com - Tahun 2016 telah berlalu dan berganti ke 2017. Disadari atau tidak, sangat banyak capaian pemerintah Indonesia di 2016...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar