Jumat, 15 November 2013

KPK Dalami Surat Kaleng Anas

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meragukan surat kaleng untuk Anas Urbaningrum yang disebut berasal dari pegawai di komisi pimpinan Abraham Samad itu. Meski demikian, KPK tetap menganggap surat kaleng yang disita saat penggeledahan di rumah Anas itu sebagai hal penting untuk ditelusuru kebenarannya.
Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, surat itu sudah diserahkan kepada pengawas internal KPK untuk ditelusuri. "Kalau benar buatan pegawai KPK, berarti pegawai yang membuat itu telah melanggar kode etik di KPK," kata Johan di kantornya, Rabu (13/11).
Lebih lanjut Johan menjelaskan, dalam surat itu tidak tertera nama pengirim. Hanya saja ada nomor telepon yang tertulis di dalamnya. Meski begitu, nomor telepon itu tidak bisa dihubungi.
"Nomor teleponnya mati, tidak bisa dikontak. Namanya tidak ada, hanya nomor telepon saja," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Ma'mun Murod menyatakan, surat itu berisi dukungan untuk Anas itu berasal dari  seorang pegawai KPK. "Pegawai KPK yang simpati sama Anas dan mendukung Anas," kata Ma'mun di Jakarta, Selasa (12/11) malam.
Dalam surat yang dibacakan Ma'mun itu disebutkan bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyebut Susilo Bambang Yudhoyono menerima uang untuk Pemilihan Presiden 2009. "Di mana BAP (Berita Acara Pemeriksaan, red) itu sudah ditandangani Nazaruddin, tapi sampai sekarang tidak pernah diangkat KPK dan tidak diteruskan langsung sampai sekarang. Mungkin ini bisa jadi amunisi perlawanan politik buat Bapak," kata Ma'mun.
Dalam surat tersebut juga dikatakan bahwa Anas adalah seorang korban politik. "Saya pegawai biasa di KPK, politik tidak ada hati nurani, Pak Anas merupakan korban politik di internal partai, di balik ini adalah pak SBY dan kroninya," kata Ma'mun. (gil/jpnn)

Hatta: Satu Syarat Agar Indonesia Jadi Negara Maju

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Indonesia memiliki potensi menjadi negara maju. Namun, untuk menjadi negara maju, ada syarat utama yang harus dipenuhi.

"Kita harus memiliki kemandirian pangan karena itu yang akan bawa kita sebagai negara maju. Ini kata kuncinya," kata Hatta dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional Pertanian, di kantor Kementerian Pertanian, Rabu, 16 Januari 2013.

Menurut Hatta, untuk mencapai menjadi negara maju, Indonesia tidak bisa menggantungkan pemenuhan kebutuhan pangan dari negara lain. Tentu, kata Hatta, kemandirian pangan harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani.

Rabu, 06 November 2013

Pentingnya Caleg Membuat Analisis SWOT.

Fachruddin*
Bagi saya pada saat sekarang adalah masa masa menjelang injuri time bagi para caleg, tetapi ketahuilah bahwa bagi club club juara injuri time itu adalah saat saat membuat goal, maka dengan mental juara laksanakanlah program yang benar benar produktif pada saat seperti ini. Untuk mampu membuat program yang tepat maka hendaknya laksanakanlah analisis SWOT.

Selain DPW dan DPC maka para calegpun sebaiknya juga melakukan analisis SWOT  sehingga program program yang dilaksanakan bukan hanya sekedar latah dan meniru niru program yang muncul, melainkan kita melakukan program yang benar benar telah dipertimbangkan berdasarkan analis yang benar. Selian analisis SWOT para caleg juga hendaknya melakukan survey. Tetapi pembicaraan kita pada saat ini akan kita batasi masalah pentingnya analisis SWOT'

Pelatihan Caleg Perempuan Kota Bandar Lampung

-













Senin, 04 November 2013

PPP : Partai Islam Adalah keharusan di Indonesia


LENSAINDONESIA.COM: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai, keberadaan partai berbasis Islam di Indonesia merupakan keharusan. Sehingga, kehadirannya di Indonesia tidak lagi berkutat pada persoalan perlu atau tidak perlu.
“Politik berbasis Islam adalah sebuah keniscayaan Indonesia. Ini bukan soal perlu atau tidak perlu. Yang jelas, kehadiran partai Islam adalah sebuah keharusan untuk NKRI,” ujar Sekretaris Jendral PPP, Romahurmuziy kepada LICOM, Selasa (29/10/2013).
Ketua Komisi IV DPR RI ini mengaku masih optimis dalam menatap Pemilu 2014 mendatang. Menurutnya, partai berbasis Islam masih akan mendapatkan tempat di hati para rakyat.
Lebih lanjut Mas Rom, sapaan karib Romahurmuziy mengurai, kehadiran partai Islam yang menawarkan diri dengan mengusung politik Islam yang ramah sebenarnya salah satu tujuannya adalah untuk menekan aksi-aksi ekstrim kaum radikal.
“Saya tidak bisa membayangkan rasa kekhawatiran saya jika partai Islam yang menampilkan diri sebagai cerminan politik Islam yang rahmatan lil alamin tidak ada. Mungkin kaum ekstrim radikal akan semakin merajalela,” jelasnya.
Karena itu, lanjutnya, menjadi penting saat ini di tengah ujian partai Islam yang sebagain para kadernya terlibat masalah korupsi untuk secara konsisten memperjuangkan isu-isu yang berbasis moral.
"Kader partai Islam ditunutut menjadi kader yang muncul ke permukaan untuk melawan prinsip yang melanggar etis moral yang cendrung pragmatis, tidak ideologis dan emosional,” pungkasnya.@firdausi

Sabtu, 02 November 2013

Laksanakanlah Program merekrut 5 Kader Setiap TPS

Hitungan Standard Bagi Dapil IV Tanggamus dan Lampung Barat

Pada saat ini ibarat pertandingan sepakbola waktu sudah nyaris memasuki tahap tahap Injuri Time. Jangan main main dengan injuri time itu, karena ada kebiasaan kesbelasan juara  justeru membuat goal pada saat saat injuri time. Maka pada saat ini adalah masanya kader PPP bekerja keras dengan mental juara  untuk setidaknya melaksanakan apa yang disampaikan oleh DPP untuk merekrut lima kader dalam setiap TPSnya.
Katakanlah bila pada Dapil IV Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat, maka kedua DPC harus mempersiapkan 5 X 2.439 kader, atau 12.195 kader, dengan perincian berikut. Tanggamus terdapat 1.581 TPS dan Lampung Barat terdapat  858. Dengan demikian maka berarti DPC Tanggamus mempersiap  7.925 kader sedang DPC Lampung Barat mempersiapkan 4.290 orang kader. Kader yang direkrut ini harus berdomisili di daerah TPS dimaksud dan terdaftar sebagai warga yang berhak menggunakan hak pilihnya di TPS bersangkutan.
DPC Tanggamus berkewajiban mengkader 7.925 kader.  Sedang DPC Lampung Barat berkewajiban untuk mengkader 4.290 kader. Setiap kader kita harapkan untuk dapat mengajak 10 orang lainnya, yang terdiri dari sanak dan familinya, manakala ini berhasil maka pada TPS tersebut akan terdapat 50 orang calon pemilih PPP, dari berbagai usia. Katakanlah yang diajak akan terdiri dari ayah, ibu, kakak atau adik dari keluarga inti dan bisa juga ditambah paman serta saudara sepuoui, bila yang bersangkutan  masih jomlo.

Calon Legislatif Perempuan Harus Peka Aspirasi

Seluruh perempuan calon legislatif diharuskan lebih peka dan sensitif terhadap berbagai aspirasi rakyat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup perempuan serta anak guna peningkatan hidup berbangsa.

"Di satu pihak sebagian tokoh atau pemimpin masyarakat masih membatasi ekspresi perempuan dan di lain pihak struktur kekuasaan formal cenderung mereproduksi kebijakan bias gender yang merugikan perempuan serta anak," kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar di Semarang, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Linda pada kegiatan peningkatan kapasitas perempuan calon legislatif dengan tema "Peningkatan keterwakilan perempuan 30 persen di legislatid dalam rangka pencapaian target MDGs tahun 2015".

Dalam kesempatan tersebut, Linda menjelaskan empat poin penting yang harus diperhatikan perempuan calon legislatif.

"Perempuan calon legislatif harus memposisikan dan memerankan sebagai kampiun demokrasi yang sejati sehingga persaingan di pasar politik berjalan 'fairness', harus tampil sebagai manusia paripurna yang penampilan politiknya senantiasa mengembangkan nilai-nilai kemanusian yang adil dan beradab," ujarnya.

Selain itu, kata Linda, perempuan calon legislatif harus mampu menebar senyum dan keramahan politik untuk menyapa konstituen, baik di pedesaan maupun di perkotaan.

"Yang terakhir adalah perempuan calon legislatif harus menjauhkan diri dari praktik-praktik demokrasi transaksional yang semakin memperparah degradasi moral politik yang tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi generasi mendatang," katanya.

MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN MAKNA PANCASILA

kETIDAKSUKAANMegawati pada saat Menjadi Presiden untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setelah berhasil mengatasi pemberotakan Berda...