Kamis, 28 November 2013

Ruang Opini Politik

13828772631178769556
Ruang Opinipolitik

Pemilu 2014 tinggal menghitung bulan. Semua Parpol sibuk, melakukan konsolidasi
jauh-jauh hari  meski sebagian tidak mengakui secara terang benderang.
Propaganda, manufer, intrik serta gesekan-gesekan di lapangan terjadi kian kesini kian
 memanas. Terang benderang, semakin vulgar. mulai dari sikut-sikutan,  sekarang sudah
mulai antem-anteman. adu jotos. siapa kuat dia belum tentu menang begitu kira-kira dalam
politik. semua ada harganya.
Wanni Pirrooo….?
mencoba sedikit kita flashback pada secuil partai heboh….mulai dari Nasdem yang
awalnya melangkah smooth.demi memenuhi quota ngikut Pemilu Pentolan Nasdem,
bermanufer menebar janji, Wanni Pirro..
bla bla bala sampai sounding setiap Caleg Nasdem disupport Dana Min 1 Milyar.
Berduyun-duyun rebutan masuk Nasdem, bahkan yang sudah menjadi anggota
Partai lain,termasuk kader-kader Golkar pun mencoba peruntungan masuk Partai Baru
ini. terlebih waktuitu suntikan menjanjikan dari Pemimpin MNC Group, membuat partai
baru ini seolah-olah akan flying high.lalu Buuuummm…. sandungan terjadi. ribut di dalem,
janji terbukti kosong, berduyun-duyun ditinggal pergi.

Rabu, 20 November 2013

Tim Pemenangan Alam Berguna membantah Amalsyah Mundur


Kupastuntas.co.id - Merebaknya kabar burung mengenai hengkangnya bakal calon Gubernur (Balongub) Lampung jalur independen, Amalsyah Tarmizi mundur dari pencalonannya pada pemilihan gubernur (Pilgub) mendatang dibantah tegas oleh tim pemenangan Amal BerGuna.


"Itu tidak benar, kabar itu hanya isu yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Hal yang biasa, semakin tinggi pohon maka semakin kencang angin yang meniupnya," ungkap sekretaris tim pemenangan Amal BerGuna, Gunawan, Selasa (1/10/2013) melalui realisenya.

Gunawan Handoko, secara tegas menepis kabar miring tersebut. Menurut dia, isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang sengaja ingin menambah keruh suhu politik menjelang pelaksanaan Pilgub, sekaligus untuk memecah konsentrasi tim relawan.

Gunawan juga mengaku telah mengkonfirmasi langsung kepada Amalsyah. Bahkan dirinya mengutip omongan Amalsyah. "Saya bisa dimarahi jutaan rakyat yang telah mendukung, kalau sampai mundur sebelum perang. Saya ini tentara, maju terus dan tidak ada istilah mundur." Kata Gunawan mengutip omongan Amalsyah pada saat dihubunginya. (Nang)

Daftar Calon Tetap DPRD Kabupaten Lampung Barat



 
 
 
 
Sesuai Peraturan KPU No. 6 Tahun 2013 tentang perubahan keempat atas peraturan KPU No. 7 tahun 2012 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2014, Pasal 35 Peraturan KPU No. 13 tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan KPU No. 7 tahun 2013 tentang Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dan Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Lampung Barat Nomor: 270/22/KPU-LB.008.435579/VIII/2013, Tanggal 21 Agustus 2013, bersama ini diumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kabupaten Lampung Barat pada Pemilu 2014, sebagai berikut:

DCT per DAPIL:

DP Lampung Barat-1 (Sumber Jaya-Gedung Surian-Kebun Tebu-Air Hitam-Pagar Dewa)
- DP Lampung Barat-2 (Way Tenong-Suoh-Bandar Negeri Suoh-Sekincau)
- DP Lampung Barat-3 (Batu Ketulis-Belalau-Batu Brak-Balik Bukit-Sukau-Lombok Seminung)
- DP Lampung Barat-4 (Lemong-Pesisir Utara-Pulau Pisang-Karya Penggawa-Way Krui-Pesisir Tengah-Krui Selatan)
- DP Lampung Barat-5 (Pesisir Selatan-Ngambur-Bengkunat-Bengkunat Belimbing)

Unduh semua dapil

Daftar Nama Caleg DPRD Provinsi Lampung

Komisi Pemilihan Umum  Provinsi Lampung  telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD Provinsi Lampung Sebanyak 891 Orang dari 12 partai politik yang akan memperebutkan 85 Kursi DPRD Provinsi Lampung di 8 Daerah Pemilihan tersebar di 14 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung," Total caleg yang diusulkan partai politik sebanyak  893  orang, dua orang caleg mengundurkan diri sehingga DCT  DPRD Provinsi Lampung menjadi 891 Orang.
DCT ditetapkan setelah petugas melakukan penelaahan, penelitan dan penyusunan DCT dari tanggal 20 - 21 Agustus 2013. Sebelum penandatanganan DCT, KPU Provinsi Lampung memberi kesempatan kepada perwakilan Partai Politik untuk mengecek nama, nomor urut dan foto para calegnya.
Setelah penetapan DCT, Partai Politik tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengganti calegnya baik karena meninggal dunia ataupun terbukti melakukan pelanggaran administrasi seperti pemalsuan dokumen.
Terhadap caleg yang meninggal atau terbukti memalsukan dokumen setelah penetapan DCT, KPU akan melakukan pencoretan tanpa penggantian meski mempengaruhi kuota perempuan sekurang-kurangnya 30 persen.
Berikut daftar DCT anggota DPRD Provinsi Lampung :

DCT DAERAH PEMILIHAN 1
DCT DAERAH PEMILIHAN 2
DCT DAERAH PEMILIHAN 3
DCT DAERAH PEMILIHAN 4
DCT DAERAH PEMILIHAN 5
DCT DAERAH PEMILIHAN 6
DCT DAERAH PEMILIHAN 7
DCT DAERAH PEMILIHAN 8

Daftar Calon Anggota DPR RI Partai Persatuan Pembangunan Dapil Lampung.







DAPIL LAMPUNG I          
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
Jumlah Caleg Laki-laki 6 orang (67%)
Jumlah Caleg Perempuan 3 orang (33%)
               


1  H. A. RAHMAN, S.Sn., M.Sn., M.I.Kom
    Asal daerah Jakarta Timur
               
2 Dra. TRI APRITA SARI
   Asal daerah Kota Tangerang Selatan
               
3 Hi. HAMAMI NURDIN JS
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
4  DEDY SETYAWAN, SH
    Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
5 H. SYAHIRUL ALI, SH., MH
   Asal daerah Lampung Selatan
               
6 Dra. Hj. FATIMAH UMAR
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
7 M. YAMIN, SH
   Asal Daerah Kota Bandar Lampung
               
8 HENY SUSANTI, S.S
   Asal daerah Kota Bandar Lampung

9. AGUNG PRABOWO, SH
    Asal daerah Jakarta Barat







DAPIL LAMPUNG II
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
Jumlah Caleg Laki-laki 5 orang (56%)
Jumlah Caleg Perempuan 4 orang (44%)
               

1 Hj. HARYATI SYAFRIN, SH
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
2 H. MOEHAMMAD AMIN, SE
   Asal daerah Jakarta Timur
               
3 Hi. DAROINI ALI, SH
   Asal daerah Lampung Tengah
               
4 ZULFIKAR TAHER, SH, S. Pd. I
   Asal daerah Tangerang Selatan
               
5 ROSMIYATI
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
6 ZAINAL MUNIR, SH
   Asal daerah Jakarta Barat
               
7 ADE RAHMAWATI
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
8  HILDA ANGGRAINI
    Asal daerah Jakarta Pusat
               
9 RUDI WIJAYA PUTRA, SE
   Asal daerah Kota Tangerang Selatan

Jumat, 15 November 2013

KPK Dalami Surat Kaleng Anas

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meragukan surat kaleng untuk Anas Urbaningrum yang disebut berasal dari pegawai di komisi pimpinan Abraham Samad itu. Meski demikian, KPK tetap menganggap surat kaleng yang disita saat penggeledahan di rumah Anas itu sebagai hal penting untuk ditelusuru kebenarannya.
Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, surat itu sudah diserahkan kepada pengawas internal KPK untuk ditelusuri. "Kalau benar buatan pegawai KPK, berarti pegawai yang membuat itu telah melanggar kode etik di KPK," kata Johan di kantornya, Rabu (13/11).
Lebih lanjut Johan menjelaskan, dalam surat itu tidak tertera nama pengirim. Hanya saja ada nomor telepon yang tertulis di dalamnya. Meski begitu, nomor telepon itu tidak bisa dihubungi.
"Nomor teleponnya mati, tidak bisa dikontak. Namanya tidak ada, hanya nomor telepon saja," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Ma'mun Murod menyatakan, surat itu berisi dukungan untuk Anas itu berasal dari  seorang pegawai KPK. "Pegawai KPK yang simpati sama Anas dan mendukung Anas," kata Ma'mun di Jakarta, Selasa (12/11) malam.
Dalam surat yang dibacakan Ma'mun itu disebutkan bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyebut Susilo Bambang Yudhoyono menerima uang untuk Pemilihan Presiden 2009. "Di mana BAP (Berita Acara Pemeriksaan, red) itu sudah ditandangani Nazaruddin, tapi sampai sekarang tidak pernah diangkat KPK dan tidak diteruskan langsung sampai sekarang. Mungkin ini bisa jadi amunisi perlawanan politik buat Bapak," kata Ma'mun.
Dalam surat tersebut juga dikatakan bahwa Anas adalah seorang korban politik. "Saya pegawai biasa di KPK, politik tidak ada hati nurani, Pak Anas merupakan korban politik di internal partai, di balik ini adalah pak SBY dan kroninya," kata Ma'mun. (gil/jpnn)

Hatta: Satu Syarat Agar Indonesia Jadi Negara Maju

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Indonesia memiliki potensi menjadi negara maju. Namun, untuk menjadi negara maju, ada syarat utama yang harus dipenuhi.

"Kita harus memiliki kemandirian pangan karena itu yang akan bawa kita sebagai negara maju. Ini kata kuncinya," kata Hatta dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional Pertanian, di kantor Kementerian Pertanian, Rabu, 16 Januari 2013.

Menurut Hatta, untuk mencapai menjadi negara maju, Indonesia tidak bisa menggantungkan pemenuhan kebutuhan pangan dari negara lain. Tentu, kata Hatta, kemandirian pangan harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani.

MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN MAKNA PANCASILA

kETIDAKSUKAANMegawati pada saat Menjadi Presiden untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setelah berhasil mengatasi pemberotakan Berda...