Rabu, 20 November 2013

Daftar Nama Caleg DPRD Provinsi Lampung

Komisi Pemilihan Umum  Provinsi Lampung  telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD Provinsi Lampung Sebanyak 891 Orang dari 12 partai politik yang akan memperebutkan 85 Kursi DPRD Provinsi Lampung di 8 Daerah Pemilihan tersebar di 14 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung," Total caleg yang diusulkan partai politik sebanyak  893  orang, dua orang caleg mengundurkan diri sehingga DCT  DPRD Provinsi Lampung menjadi 891 Orang.
DCT ditetapkan setelah petugas melakukan penelaahan, penelitan dan penyusunan DCT dari tanggal 20 - 21 Agustus 2013. Sebelum penandatanganan DCT, KPU Provinsi Lampung memberi kesempatan kepada perwakilan Partai Politik untuk mengecek nama, nomor urut dan foto para calegnya.
Setelah penetapan DCT, Partai Politik tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengganti calegnya baik karena meninggal dunia ataupun terbukti melakukan pelanggaran administrasi seperti pemalsuan dokumen.
Terhadap caleg yang meninggal atau terbukti memalsukan dokumen setelah penetapan DCT, KPU akan melakukan pencoretan tanpa penggantian meski mempengaruhi kuota perempuan sekurang-kurangnya 30 persen.
Berikut daftar DCT anggota DPRD Provinsi Lampung :

DCT DAERAH PEMILIHAN 1
DCT DAERAH PEMILIHAN 2
DCT DAERAH PEMILIHAN 3
DCT DAERAH PEMILIHAN 4
DCT DAERAH PEMILIHAN 5
DCT DAERAH PEMILIHAN 6
DCT DAERAH PEMILIHAN 7
DCT DAERAH PEMILIHAN 8

Daftar Calon Anggota DPR RI Partai Persatuan Pembangunan Dapil Lampung.







DAPIL LAMPUNG I          
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
Jumlah Caleg Laki-laki 6 orang (67%)
Jumlah Caleg Perempuan 3 orang (33%)
               


1  H. A. RAHMAN, S.Sn., M.Sn., M.I.Kom
    Asal daerah Jakarta Timur
               
2 Dra. TRI APRITA SARI
   Asal daerah Kota Tangerang Selatan
               
3 Hi. HAMAMI NURDIN JS
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
4  DEDY SETYAWAN, SH
    Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
5 H. SYAHIRUL ALI, SH., MH
   Asal daerah Lampung Selatan
               
6 Dra. Hj. FATIMAH UMAR
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
7 M. YAMIN, SH
   Asal Daerah Kota Bandar Lampung
               
8 HENY SUSANTI, S.S
   Asal daerah Kota Bandar Lampung

9. AGUNG PRABOWO, SH
    Asal daerah Jakarta Barat







DAPIL LAMPUNG II
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
Jumlah Caleg Laki-laki 5 orang (56%)
Jumlah Caleg Perempuan 4 orang (44%)
               

1 Hj. HARYATI SYAFRIN, SH
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
2 H. MOEHAMMAD AMIN, SE
   Asal daerah Jakarta Timur
               
3 Hi. DAROINI ALI, SH
   Asal daerah Lampung Tengah
               
4 ZULFIKAR TAHER, SH, S. Pd. I
   Asal daerah Tangerang Selatan
               
5 ROSMIYATI
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
6 ZAINAL MUNIR, SH
   Asal daerah Jakarta Barat
               
7 ADE RAHMAWATI
   Asal daerah Kota Bandar Lampung
               
8  HILDA ANGGRAINI
    Asal daerah Jakarta Pusat
               
9 RUDI WIJAYA PUTRA, SE
   Asal daerah Kota Tangerang Selatan

Jumat, 15 November 2013

KPK Dalami Surat Kaleng Anas

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meragukan surat kaleng untuk Anas Urbaningrum yang disebut berasal dari pegawai di komisi pimpinan Abraham Samad itu. Meski demikian, KPK tetap menganggap surat kaleng yang disita saat penggeledahan di rumah Anas itu sebagai hal penting untuk ditelusuru kebenarannya.
Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, surat itu sudah diserahkan kepada pengawas internal KPK untuk ditelusuri. "Kalau benar buatan pegawai KPK, berarti pegawai yang membuat itu telah melanggar kode etik di KPK," kata Johan di kantornya, Rabu (13/11).
Lebih lanjut Johan menjelaskan, dalam surat itu tidak tertera nama pengirim. Hanya saja ada nomor telepon yang tertulis di dalamnya. Meski begitu, nomor telepon itu tidak bisa dihubungi.
"Nomor teleponnya mati, tidak bisa dikontak. Namanya tidak ada, hanya nomor telepon saja," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Ma'mun Murod menyatakan, surat itu berisi dukungan untuk Anas itu berasal dari  seorang pegawai KPK. "Pegawai KPK yang simpati sama Anas dan mendukung Anas," kata Ma'mun di Jakarta, Selasa (12/11) malam.
Dalam surat yang dibacakan Ma'mun itu disebutkan bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyebut Susilo Bambang Yudhoyono menerima uang untuk Pemilihan Presiden 2009. "Di mana BAP (Berita Acara Pemeriksaan, red) itu sudah ditandangani Nazaruddin, tapi sampai sekarang tidak pernah diangkat KPK dan tidak diteruskan langsung sampai sekarang. Mungkin ini bisa jadi amunisi perlawanan politik buat Bapak," kata Ma'mun.
Dalam surat tersebut juga dikatakan bahwa Anas adalah seorang korban politik. "Saya pegawai biasa di KPK, politik tidak ada hati nurani, Pak Anas merupakan korban politik di internal partai, di balik ini adalah pak SBY dan kroninya," kata Ma'mun. (gil/jpnn)

Hatta: Satu Syarat Agar Indonesia Jadi Negara Maju

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Indonesia memiliki potensi menjadi negara maju. Namun, untuk menjadi negara maju, ada syarat utama yang harus dipenuhi.

"Kita harus memiliki kemandirian pangan karena itu yang akan bawa kita sebagai negara maju. Ini kata kuncinya," kata Hatta dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional Pertanian, di kantor Kementerian Pertanian, Rabu, 16 Januari 2013.

Menurut Hatta, untuk mencapai menjadi negara maju, Indonesia tidak bisa menggantungkan pemenuhan kebutuhan pangan dari negara lain. Tentu, kata Hatta, kemandirian pangan harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani.

Rabu, 06 November 2013

Pentingnya Caleg Membuat Analisis SWOT.

Fachruddin*
Bagi saya pada saat sekarang adalah masa masa menjelang injuri time bagi para caleg, tetapi ketahuilah bahwa bagi club club juara injuri time itu adalah saat saat membuat goal, maka dengan mental juara laksanakanlah program yang benar benar produktif pada saat seperti ini. Untuk mampu membuat program yang tepat maka hendaknya laksanakanlah analisis SWOT.

Selain DPW dan DPC maka para calegpun sebaiknya juga melakukan analisis SWOT  sehingga program program yang dilaksanakan bukan hanya sekedar latah dan meniru niru program yang muncul, melainkan kita melakukan program yang benar benar telah dipertimbangkan berdasarkan analis yang benar. Selian analisis SWOT para caleg juga hendaknya melakukan survey. Tetapi pembicaraan kita pada saat ini akan kita batasi masalah pentingnya analisis SWOT'

Pelatihan Caleg Perempuan Kota Bandar Lampung

-













Senin, 04 November 2013

PPP : Partai Islam Adalah keharusan di Indonesia


LENSAINDONESIA.COM: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai, keberadaan partai berbasis Islam di Indonesia merupakan keharusan. Sehingga, kehadirannya di Indonesia tidak lagi berkutat pada persoalan perlu atau tidak perlu.
“Politik berbasis Islam adalah sebuah keniscayaan Indonesia. Ini bukan soal perlu atau tidak perlu. Yang jelas, kehadiran partai Islam adalah sebuah keharusan untuk NKRI,” ujar Sekretaris Jendral PPP, Romahurmuziy kepada LICOM, Selasa (29/10/2013).
Ketua Komisi IV DPR RI ini mengaku masih optimis dalam menatap Pemilu 2014 mendatang. Menurutnya, partai berbasis Islam masih akan mendapatkan tempat di hati para rakyat.
Lebih lanjut Mas Rom, sapaan karib Romahurmuziy mengurai, kehadiran partai Islam yang menawarkan diri dengan mengusung politik Islam yang ramah sebenarnya salah satu tujuannya adalah untuk menekan aksi-aksi ekstrim kaum radikal.
“Saya tidak bisa membayangkan rasa kekhawatiran saya jika partai Islam yang menampilkan diri sebagai cerminan politik Islam yang rahmatan lil alamin tidak ada. Mungkin kaum ekstrim radikal akan semakin merajalela,” jelasnya.
Karena itu, lanjutnya, menjadi penting saat ini di tengah ujian partai Islam yang sebagain para kadernya terlibat masalah korupsi untuk secara konsisten memperjuangkan isu-isu yang berbasis moral.
"Kader partai Islam ditunutut menjadi kader yang muncul ke permukaan untuk melawan prinsip yang melanggar etis moral yang cendrung pragmatis, tidak ideologis dan emosional,” pungkasnya.@firdausi

MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN MAKNA PANCASILA

kETIDAKSUKAANMegawati pada saat Menjadi Presiden untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setelah berhasil mengatasi pemberotakan Berda...