Minggu, 29 September 2013

Tips Sukses Nyaleg.






1.Persiapkan mental sebagai persiapan jika tidak terpilih karena sesunggunhya politik itu kejam. 

2.lakukan analisa SWOT, mengetahui kekuatan & kelemahan dari diri & partai anda,& peluang dan ancaman yang mungkin ada dari luar.

3. Program yg tepat, time schedule yg ditaati, strategi yg jelas, tim sukses yg mampu menerjemahkan strategi dg bahasa grassroot.

4. Persiapkan Dana yang cukup untuk biaya promosi dan sosialisasi diri.

5.menentukan segmentasi masyarakat yg akan mnjadi target fokus anda, memetakan target akan lbih mudah utk mmbuat target trtarik.

6.Seorang caleg mestinya banyak turun tangan alias terlibat langsung di tengah-tengah masyarakat.

7. Anda wajib memiliki 1 nomor handphone sebagai sms center yang akan dipublikasikan dengan masyarakat.#TipsPemilu

8. Manfaat tekhnologi sosial media seperti twitter, FB, dll untuk membangun komunikasi dan jaring

9. Mempunyai Database kependudukan yang bisa diakses di tingkat RT/desa untuk pemetaan potensi pemilih.

10. Rajin-Rajin Berdoa kepada Tuhan YME sesuai agama dan kepercayaan Masing-masing.

TOT Pelatihan Saksi PPP Provinsi Lampung/

DISELENGGARAKAN  DI WISMA HAJI LUNGSIR BANDAR LAMPUNG PADA TANGGAL 28 SEPTEMBER 2013

-
-
-
 -


TOT Pelatihan Saksi PPP Provinsi Lampung (agar tak) Mengecewakan


Akhirnya dengan rasa yang tak terhankan atas kekecewaan seorang peserta TOT Pelatihan Saksi PPP dalam Pemilu yang akan datang angkat bicara. Dia datang dengan niat yang sungguh sungguh untuk menjadi Instruktur pelatihan bagi saksi saksi yang ada di Dapilnya, hingga dalam sesi tanya jawab Ia merasa masih belum terbekali sebagai instruktur yang handal, dalam pelatihan saksi yang mungkin tak berapa lama lagi akan dilaksanakan di Dapilnya. Kegelisahan muncul secara jelas dari kalimat kalimat yang diucapkannya, sepertinya sepulang mengikuti TOT ini Ia masih belum sanggup menjadi trainer dalam pelatihan saksi di dapilnya yang akan datang.
Rasa kecewanya ini bisa jadi sebenarnya  mewakili sekian banyak peserta, tetapi mungkin peserta yang lain memang tak berniat untuk menjadi instruktur di daerahnya masing masing, sehingga terbekali atau tidaknya dalam TOT ini tidaklah perlu dirisaukan baginya.

Caleg Bekerja Berbasis Dapil

Semula DPW PPP Provinsi Lampung akan menyelenggarakan pelatihan Bekerja Berbasis Dapil bagi para Caleg. Ada lima orang kader PPP Lampung telah mengikuti pelatihan cara kerja berbasis Dapil ini. Rencana ini tertunda tunda hingga beberapa kali dan bahkan terakhir terdengar kabar bahwa Pelatihan Kader Berbasis Dapil  ini  urung dilaksanakan, karena ada kesulitan yang belum dapat teratasi. Sehingga besar kemungkinan pelatihan yang  sangat strategis untuk perolehan suara bagi PPP Provinsi Lampung ini nyaris kehilangan momen. Sementara dalam beberapa kali pertemuan yang saya hadiri terdengar jelas keluhan para Caleg tentang strategi pemenangan  dalam Pemilu tahun 2014  yang semakin dekat ini. Apalagi lebih dari separuh para Caleg adalah terdiri dari wajah baru yang sejatinya sangat membutuhkan bimbingan dalam bekerjasama, karena bekerjasama antar Caleg diyakini akan lebih menghasilkan ketimbang bekerja sendiri sendiri.
Tetapi dengan belum atau bahkan tidak sama sekali akan dilaksanakannya Pelatihan cara Kerja Berbasis Dapil Bagi para Caleg ini maka dikhawatirkan kerjasama antar Caleg tidaklah terwujud hingga Pemilu usai. Dengan demikian maka para Caleg ujung ujungnya hanya bekerja sendiri sendiri saja untuk mendapatkan sebuah kursi. Dan bukan bekerja untuk pembesaran partai. Karena bila kita bekerja untuk pembesran partai maka yang dibutuhkan adalah kerjasama, atau memiliki kesamaan gerak untuk menuju suatu titik klimaks yang ditentukan. 

Sabtu, 28 September 2013

Utamakan Program, Bukan Uang.

Uang Itu Vital, Tetapi Tidak Dominan.

Dalam acara TOT Pelatihan Saksi yang diselenggarakan oleh DPW PPP Lampung pada Sabtu 28 September 2013 ada beberapa orang utusan DPC justeru menanyakan uang saksi pada termyn pertama sesi tanya jawab,  bukan membicarakan rekrutment dan strategi kerja melainkan menanyakan uang saksi, dengan embel embel bahwa rekrutment saksi itu sangat mudah. Kita sangat menyayangkan pertanyaan ini manakala itu dilontarkan oleh pengurus teras DPC dan apalagi melihat wajahnya yang bersangkutan telah  mempertanyakan ini secara berulang ulang dalam berbagai kegiatan. bahkan pernah mempertanyakan langsung kepada Ketua Umum PPP Dr.(HC). Suryadharma Ali, M.Si.
Dan Suryadharma Ali sudah memberikan jawaban para kader tak usah tanya dulu yuang saksi, tetapi susun dahulu nama nama tiga orang saksi untuk setiap TPS. Jadi bila di suatu Kabupaten ada terdapat 150 TPS maka siapkan 450 orang calon saksi dan yang bersangkutan harus tercatat sebagai kader, memiliki KTA, dan memiliki hak pilih di TPS bersangkutan, DPC dalam waktu dekat ini harus telah menyimpan nama 150 orang saksi itu.
Langkah kedua adalah menghubungi melaksanakan kontak terhadap 20 orang calon pemilih di TPS yang bersangkutan dan memastikannya akan kembali memilih PPP, lalu tulis nama nama calon pemilih ini dengan by name by adres. Catat selengkapnya nama calon pemilih itu sehingga sangat mudah untuk menghubungi yang bersangkutan. dengan demikian DPC harus menyetor nama calon pemilih sebanyak 3000 nama, yang nama itu dapaty dihubungi dan dapat dicari setiap saat. manakala itu semua sudah dilakukan maka berarti kita telah mencapai titik aman tahap pertama. Karena kita sudah mengantungi 3.150 nama yang pasti.
Serahkan daftar nama itu kepada DPW untuk dihimpun dan dilaporkan kepada DPP, nanti DPW dan DPP yang akan membicarakan uang saksi dan taliasih dengan nama nama pemilih pasti itu bersama DPP serta caleg Pusat, dan tentu saja nantinya caleg Provinsi dan caleg Kabupaten Kota juga dimintai konstribusinya.Memang uang adalah vital dalam perjuangan, tetapi ketahuilah bahwa uang tidak dominan, apalah artinya uang banyak tampa program yang jelas, karena uang itu akan habis secara sia sia, dan tidak setiap aspek membutuhkan uang, betapa banyak Caleg yang menghambur hamburkan uang tetapi hasilnya nihil. 

Gelar pembekalan caleg, PPP tarik iuran Rp 15 juta per calon

Pemilu legislatif bakal digelar tahun depan, berbagai upaya dilakukan partai politik untuk menyiapkan para wakil rakyat yang matang. Salah satunya, dengan memberikan pembekalan terhadap seluruh calon legislatifnya (caleg) sebelum maju di pemilu.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hari ini menggelar pembekalan bagi para calegnya di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta. Pembekalan pun rupanya tidak gratis, dalam surat edaran yang diberikan DPP PPP terhadap seluruh calegnya, tercantum bahwa caleg incumbent diwajibkan membayar Rp 15 juta dan bagi caleg baru diwajibkan membayar Rp 5 juta untuk biaya LP2.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan Sekjen Romahurmuziy, diterangkan LP2 adalah pembiayaan untuk perbekalan caleg DPR, percetakan buku materi dan pelatihan caleg berbasis dapil.

"Maka dengan ini kami instruksikan kepada seluruh anggota legislatif DPR RI 2014, untuk memberikan kontribusi," seru PPP dalam surat tersebut.

Sementara itu, seperti yang diketahui, setelah berhasil menjabat sebagai anggota DPR, para caleg PPP pun diwajibkan memberikan iuran sebesar Rp 10 juta tiap bulannya selama duduk di kursi parlemen.

Anjuran Konsultan Pemenangan Pemilu


KPU telah mengumumkan daftar tetap Caleg,  itu artinya genderang perang telah dimulai. ya perang adu taktik dan strategi agar bisa menang pilkada. Ilmu perang klasik masih sangat cocok dipakai untuk saat ini dan di padukan dengan ilmu komunikasi dan marketing masa sekarang, hasilnya. DAHSYAT.
Dimulai dari analisa SWOT anda dan partai anda,sehingga anda dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dari diri dan partai anda, juga dan peluang dan ancaman yang mungkin ada dari luar. dari analisa anda dapat mengetahui mana yang harus di prioritaskan untuk di laksanakan.

MEMPERTAHANKAN KEDALAMAN MAKNA PANCASILA

kETIDAKSUKAANMegawati pada saat Menjadi Presiden untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setelah berhasil mengatasi pemberotakan Berda...